Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Anthony Pratt, Miliarder Daur...

Jakarta, Limbahnews.com - Bukan rahasia lagi bagi turunan Yahudi menguasai ekonomi dunia. Rupanya...

Angkasa Pura Properti dan...

Medan, Limbahnews.com - PT Angkasa Pura Properti, salah satu anak perusahaan PT Angkasa...

Naksir Pengolahan Limbah Tambang,...

Ilustrasi pemulihan lahan bekas tambang (Mikrobios.id)Jakarta, Limbahnews.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE)...

Tangani Limbah Corona, PT...

Jakarta, Limbahnews.com - Penanganan limbah medis terkait wabah corona (Covid-19) oleh PT Jasa...
BerandaLimbahYuk Kurangi Sampah...

Yuk Kurangi Sampah Plastik di Tahun 2024! Ini Tipsnya

Permasalahan sampah plastik telah menjadi tantangan serius bagi lingkungan dan keberlanjutan bumi. Memasuki tahun baru 2024, tidak ada salahnya memasukkan resolusi mengurangi sampah plastik dan mengubah kebiasaan kita agar lebih berkelanjutan.

Resolusi ini mungkin akan menjadi tantangan, mengingat plastik telah meresap hampir di setiap aspek kehidupan kita, mulai dari kemasan produk sehari-hari hingga peralatan rumah tangga. Tapi, meskipun resolusi ini mungkin terasa berat, ini pasti bisa dijalankan.

Berikut beberapa tips praktis yang bisa kamu ikuti untuk mengurangi sampah plastik di tahun 2024!

Gunakan Barang yang Bisa Dipakai Kembali

Mulailah dengan kebiasaan sederhana, yaitu menggunakan barang-barang yang dapat digunakan kembali, seperti botol air minum, wadah makanan, atau tas belanja.

Pilihlah botol air dan wadah makanan yang terbuat dari bahan yang lebih tahan lama, seperti stainless steel. Untuk tas belanja, gunakan yang terbuat dari kain.

Katakan Tidak Pada Plastik Sekali Pakai

Meskipun kita sudah berupaya menghindari plastik sekali pakai, namun barang-barang ini terkadang menghampiri kita tanpa diduga. Misalnya, sedotan plastik saat memesan minuman, atau produk yang dikemas dalam kantong plastik. 

Nah, satu-satunya cara kita dapat menghentikan hal ini terjadi adalah dengan mulai menolak barang-barang tersebut. Beri tahu dengan sopan kepada pelayan atau penjual bahwa kamu tidak menginginkan atau membutuhkan barang plastik tersebut.

Beli Pakaian Bekas

Mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa fast fashion menghasilkan sampah plastik dalam jumlah besar. Faktanya, sebagian besar plastik yang diproduksi oleh merek fast fashion adalah plastik baru yang disebut plastik murni (termasuk poliester, akrilik, dan nilon).

Sebuah studi tahun 2021 dari empat merek fast fashion terbesar di Inggris menemukan bahwa 80 persen barang yang dijual mengandung plastik murni dan 49 persen seluruhnya terbuat dari plastik baru.

Dengan demikian, membeli pakaian bekas secara tidak langsung akan mengurangi sampah plastik. Pilihan lainnya, kamu juga dapat bertukar pakaian dengan teman.

Hindari Popok Sekali Pakai

Bayi menghabiskan banyak popok. Dalam sehari saja, mereka bisa ganti popok 6-8 kali. Masalahnya, setiap popok sekali pakai mengandung plastik.

Jadi, menggunakan popok kain yang bisa dicuci, akan menjadi pilihan yang bijak. Poin plusnya, kamu tidak hanya mengurangi penggunaan plastik, tapi juga lebih hemat.

Edukasi dan Ajak Orang Lain Bergabung

Sebarkan kesadaran tentang pentingnya mengurangi sampah plastik. Edukasi keluarga, teman, dan rekan kerja tentang cara mengadopsi gaya hidup berkelanjutan. Semakin banyak orang yang terlibat, semakin besar dampak positif yang dapat kita capai bersama.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...