Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Anthony Pratt, Miliarder Daur...

Jakarta, Limbahnews.com - Bukan rahasia lagi bagi turunan Yahudi menguasai ekonomi dunia. Rupanya...

Circulate Capital Luncurkan Pendanaan...

Mountrash membangun kemitraan dalam pengelolaan sampah plastik di Indonesia.Jakarta, Limbahnews.com - Circulate Capital...

Potensi Pasar Masih Besar,...

German - Indonesian Forum on Potential Cooperation in Indonesia's Recycling Sector (Econid)Jakarta, Limbahnews.com...

Bahlil Ingin Kemudahan Izin...

Aktivitas industri jangan mengabaikan lingkungan hidup.Jakarta, Limbahnews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal...
BerandaTeknologiKelebihan dan Kekurangan...

Kelebihan dan Kekurangan Energi Angin

Energi angin merupakan energi terbarukan yang memanfaatkan energi yang dihasilkan oleh angin menjadi listrik.

Energi angin merupakan energi terbarukan yang memanfaatkan energi yang dihasilkan oleh angin menjadi listrik. Menurut U.S. Energy Information Administration, energi angin memberi daya pada 6% jaringan listrik di seluruh dunia.

Angin adalah gerakan massa udara di atmosfer Bumi. Gerakan ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antar wilayah di permukaan Bumi. Suhu, radiasi matahari, bentuk permukaan tanah, dan faktor-faktor lainnya dapat menyebabkan variasi tekanan udara, yang kemudian menciptakan aliran udara atau angin.

Angin merupakan sumber daya yang akan tersedia terus-menerus, dan pemanfaatannya dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan berkontribusi pada upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.

Namun, seperti semua bentuk energi terbarukan lainnya, energi angin juga memiliki kekurangan tersendiri. Mari kita telusuri pro dan kontra yang mengelilingi energi angin!

Kelebihan Energi Angin

Keuntungan paling signifikan dari energi angin adalah menghasilkan listrik tanpa mencemari udara atau air. Selain itu, energi angin tidak bergantung pada bahan bakar fosil untuk menggerakkan turbin, sehingga tidak mengeluarkan gas rumah kaca selama produksi energi. Dengan demikian, ini tidak berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Energi angin juga melimpah dan tidak akan pernah habis, menjadikan pilihan yang terbarukan dan berkelanjutan. Lagi pula, energi ini tidak perlu digali dari dalam tanah atau diangkut dengan kereta api atau truk, yang memerlukan energi dan emisi tambahan.

Selain itu, pengoperasian turbin angin juga tidak membutuhkan air, sehingga tidak menimbulkan tekanan pada sumber daya air setempat.

Manfaat lain energi angin adalah berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dalam industri energi terbarukan. Proyek-proyek pembangunan dan pemeliharaan turbin angin menciptakan pekerjaan bagi masyarakat lokal, memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah. Selain itu, infrastruktur pembangkit listrik tenaga angin sering kali dapat memberikan pendapatan tambahan kepada pemilik tanah yang menyewakan lahan mereka untuk pembangunan turbin angin.

Kekurangan Energi Angin

Salah satu kekurangan utama energi angin adalah masalah efektivitas, karena listrik yang dihasilkan bergantung pada cuaca. Jika kecepatan angin terlalu rendah pada hari tertentu, rotor turbin tidak akan berputar. Untuk menggunakan energi angin secara eksklusif, turbin angin perlu dipasangkan dengan semacam teknologi penyimpanan energi.

Menurut Energysage.com, energi angin juga menimbulkan kebisingan saat bilah berputar. Hal ini dapat mengganggu masyarakat yang tinggal di dekat turbin angin. Kebisingan turbin angin juga dapat mempengaruhi satwa liar, terutama burung dan kelelawar, serta hewan lain yang menggunakan vokalisasi untuk berkomunikasi. 

Bilah turbin angin yang berukuran sangat besar juga dapat membahayakan dan membunuh spesies yang terbang di dekatnya, seperti burung dan kelelawar. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Science Direct pada tahun 2013, menunjukkan bahwa turbin angin membunuh sekitar 140.000 hingga 328.000 burung setiap tahunnya.

Kekurangan energi angin lainnya adalah memerlukan biaya instalasi yang signifikan. Ini melibatkan biaya pembelian dan pemasangan turbin angin, infrastruktur kabel, dan konstruksi dasar. Namun setelah itu, energi angin menghasilkan pasokan energi yang tidak ada habisnya selama ada angin.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...