Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Omset Emiten Daur Ulang...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), produsen staple buatan/Recycled Polyester...

Setelah Covid-19, Ekonomi Indonesia...

Limbahnews.com - Kita semua sedang dilanda kecemasan atas wabah Coronavirus of Disease 2019...

Imbas Corona, Industri Daur...

Ilustrasi sampah plastik impor (Artalab.id)Jakarta, Limbahnews.com - Pengusaha Jawa Timur (Jatim) mulai...

Mountrash Punya ATM Sampah,...

Jakarta, Limbahnews.com - Kreativitas dan upaya mencari solusi atas sampah terus berkembang. Bank...
BerandaFoodPola Makan Vegan...

Pola Makan Vegan dapat Mengurangi Emisi dan Pencemaran Air Hingga 73 Persen

Pola makan vegan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Universitas Oxford menemukan bahwa pola makan vegan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan, karena mengurangi emisi, pencemaran air dan penggunaan lahan.

Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis pola makan 55.504 orang dan meninjau 38.000 peternakan yang berbasis di 119 negara. Hasilnya, mereka menemukan bahwa di mana pun atau bagaimana makanan diproduksi, pola makan hewani memiliki dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dibandingkan pola makan vegan.

Pola makan vegan dapat mengurangi emisi dan penggunaan lahan sekitar 75% dibandingkan pola makan dengan konsumsi daging tinggi, yaitu sekitar 100 gram daging per hari. Selain itu, ini juga mengurangi penggunaan air sebesar 54%, dan menyebabkan pencemaran air melalui limpasan berkurang hingga 73%. Pola makan non-hewani juga berdampak lebih kecil terhadap keanekaragaman hayati.

“Pilihan pola makan kita berdampak besar terhadap planet ini,” kata Peter Scarborough, penulis utama penelitian tersebut yang merupakan profesor Nuffield Department of Primary Care Health Sciences di Universitas Oxford.

“Mengurangi jumlah daging dan produk susu dalam pola makan Anda dapat membuat perbedaan besar pada lingkungan,” tambahnya, seperti dikutip dari Ecowatch.com.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Nature Food pada 20 July 2023. 

Pola makan vegan adalah pola makan yang sepenuhnya menghindari konsumsi produk-produk hewani, termasuk daging, ikan, produk susu, telur, dan bahan-bahan lain yang berasal dari hewan. Ini biasanya dijalani oleh orang-orang karena berbagai alasana, termasuk kepedulian terhadap kesejahteraan hewan, keberlanjutan lingkungan, dan alasan kesehatan.

Karena vegan tidak mendapatkan nutrisi dari produk hewani, maka mereka umumnya memperhatikan asupan protein, zat besi, kalsium, vitamin B12, dan omega-3, untuk memastikan bahwa kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Selain itu, banyak vegan juga mengandalkan sumber-sumber protein nabati seperti kedelai, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...