Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Eka Sari Lorena Masuk...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) tengah menjajaki bisnis...

Limbah Sawit PTPN II...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara...

DKI Jakarta Larang Kantong...

Ilustrasi sampah plastik di TPS Sunter Koja, Jakarta. (Ist)Jakarta, Limbahnews – Bebeharapa hari...

Turis Asing Kapok ke...

Ilustrasi potensi wisata di Indonesia.Bintan, Limbahnews.com - Environment Estate Departemen Nirwana Resort...
BerandaLimbahLangkah Membuat Eco...

Langkah Membuat Eco Enzyme, Cairan Sampah Organik Serbaguna

Manfaat eco enzyme sangat banyak bagi lingkungan.

Sampah organik bila tidak diolah atau didaur ulang akan menumpuk di Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA), hal ini akan mengakibatkan lingkungan menjadi bau dan menghasilkan gas metana. Gas metana ini akan mengakibatkan ledakan yang bisa mengakibatkan korban jiwa lho.

Sampah organik di Indonesia sebagian besar dihasilkan dari rumah tangga selebihnya berasal dari restoran, rumah makan, dan hotel. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup yang dapat terurai dengan mudah, secara alami tanpa perlu menjalani proses campur tangan manusia. Contoh sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga adalah buah-buahan, sisa makanan, sayur-sayuran, air cucian beras, dedaunan kering, minyak bekas, dan kotoran hewan.

Padahal sampah organik bila diolah dan dimanfaatkan dengan baik akan menjadi sangat berguna bagi kita seperti menjadikannya pupuk organik, kompos, biogas, pakan hewan atau ternak, kerajinan tangan, dan eco enzyme. Eco enzyme adalah cairan alami hasil dari fermentasi sampah organik seperti, gula atau molase, sisa buah atau sayuran, dan air (pembuangan AC, air hujan, air keran) yang memiliki banyak kegunaan.

Eco enzyme menghasilkan produk yang ramah lingkungan, karena pada dasarnya, diolah dari bahan-bahan organik. Eco enzyme mudah terurai dan tidak berbahaya bagi lingkungan maupun manusia.

Kandungan probiotik yang terdapat dalam eco enzyme, dinilai memberikan manfaat kesehatan bagi kulit manusia. Eco enzyme mudah untuk dibuat dan digunakan.

Lalu bagaimana cara membuat eco enzyme, berikut ulasannya,: 

Hal yang pertama siapkan alat dan bahan seperti sampah organik, gula, air, dan wadah plastik kedap udara. Lalu lakukan hal ini, 

  1. Pastikan wadah yang digunakan telah bersih
  2. Setelah bahan-bahan di atas tersedia, masukkan semua limbah sayuran atau buah, gula, dan air ke dalam wadah. Gunakan perbandingan 10:3:1, yakni 10 untuk air, 3 untuk limbah buah atau sayur, dan 1 untuk gula.
  3. Aduk semua bahan, lalu tutup rapat dan dan biarkan selama 3 bulan.
  4. Letakkan pada tempat dengan sirkulasi udara yang baik dan tidak terkena sinar matahari langsung.
  5. Buka tutup wadah pada minggu pertama untuk mengeluarkan gas di dalamnya dan mencegah wadah meledak.
  6. Kemudian, aduk setiap hari ke-7, hari ke-30, dan hari ke-90.
  7. Setelah 3 bulan, eco enzyme bisa dipanen dan dapat digunakan.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...