Kamis, Juli 25, 2024

Creating liberating content

PD PAL Minta Dana...

Jakarta, Limbahnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengkritisi permintaan anggaran...

Indonesia Buang Makanan Rp...

Bogor, Limbahnews.com - Konsumsi makanan yang melebihi angka produksi memunculkan banyak permasalahan, mulai...

Raksasa Rebutan Bahan Baku...

Jakarta, Limbahnews.com – Upaya mengolah sampah plastik terus berkembang. Produsen air minum dalam...

Daur Ulang 14,5 Juta...

Gideon W KetarenJakarta, Limbahnews.com – Aplikasi pengelolaan sampah, Mountrash.com, terus meningkatkan kinerjanya dalam...
BerandaLimbahMengenal Eco Enzyme...

Mengenal Eco Enzyme dan Segudang Manfaatnya

Bila Anda menerapkan hal ini, Anda juga turut mengurangi sampah organik di TPA

Sampah organik bila tidak diolah atau didaur ulang akan menumpuk di Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA), hal ini akan mengakibatkan lingkungan menjadi bau dan menghasilkan gas metana. Gas metana ini akan mengakibatkan ledakan yang bisa mengakibatkan korban jiwa lho.

Sampah organik di Indonesia sebagian besar dihasilkan dari rumah tangga selebihnya berasal dari restoran, rumah makan, dan hotel. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup yang dapat terurai dengan mudah, secara alami tanpa perlu menjalani proses campur tangan manusia. Contoh sampah organik yang dihasilkan dari rumah tangga adalah buah-buahan, sisa makanan, sayur-sayuran, air cucian beras, dedaunan kering, minyak bekas, dan kotoran hewan.

Padahal sampah organik bila diolah dan dimanfaatkan dengan baik akan menjadi sangat berguna bagi kita seperti menjadikannya pupuk organik, kompos, biogas, pakan hewan atau ternak, kerajinan tangan, dan eco enzyme. Eco enzyme adalah cairan alami hasil dari fermentasi sampah organik seperti, gula atau molase, sisa buah atau sayuran, dan air (pembuangan AC, air hujan, air keran) yang memiliki banyak kegunaan.

Eco enzyme menghasilkan produk yang ramah lingkungan, karena pada dasarnya, diolah dari bahan-bahan organik. Eco enzyme mudah terurai dan tidak berbahaya bagi lingkungan maupun manusia.

Kandungan probiotik yang terdapat dalam eco enzyme, dinilai memberikan manfaat kesehatan bagi kulit manusia. Eco enzyme mudah untuk dibuat dan digunakan.

Lalu apa saja manfaat eco enzyme, berikut ulasannya,: 

  1. Pupuk Tanaman

Eco enzyme juga memiliki manfaat sebagai pupuk tanaman. Cairan eco enzyme berfungsi dalam menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, serta dapat membantu meningkatkan kualitas dari buah dan sayuran. Cara pengaplikasian eco enzyme yaitu dengan mencampurkan 30 ml cairannya dengan 2 liter air, kemudian semprotkan atau siram pada tanah atau tanaman.

Untuk menggunakan cairan eco enzyme, harus dicampurkan dengan air, hal ini dikarenakan, jika menggunakan 100% cairan eco enzyme dapat mengubah tanah menjadi asam dan tanaman akan terbakar dari dalam.

  1. Pengusir Hama

Eco enzyme sangat efektif dalam mengusir hama tanaman. Selain mengusir hama, eco enzyme juga bisa digunakan untuk mengusir hewan-hewan di sekitar rumah yang cukup mengganggu, seperti semut, lalat, kecoa, nyamuk, dan serangga lainnya. Cara pengaplikasian eco enzyme untuk hama yakni, dengan cara mencampurkan 500 ml air ke dalam 15 ml cairan eco enzyme. Lalu semprotkan pada area yang diinginkan.

  1. Cairan Pembersih Serbaguna

Cairan yang dihasilkan melalui pengolahan eco enzyme, bisa digunakan dalam kegiatan rumah tangga seperti, membersihkan rumah, membersihkan baju, dan bahkan bisa untuk mencuci buah dan sayur. Dengan menggunakan eco enzyme, berarti menghindari penggunaan bahan kimia. Contoh dari kegunaan eco enzyme dalam rumah tangga:

Menghilangkan bau busuk, jamur, dan kotoran yang ada di dapur maupun kamar mandi

  1. Anti bakteri dan virus
  2. Membantu mengusir serangga
  3. Menghilangkan bau dari hewan peliharaan
  4. Membantu menghilangkan kutu.

Cara aplikasi eco enzyme untuk bersih-bersih rumah yaitu, campurkan cairan eco enzyme dengan air. Waktu penyimpanannya hanya 7 hari, hal ini dikarenakan, bakteri akan tumbuh pada air dan merusak larutan pembersih.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...