Rabu, Juli 24, 2024

Creating liberating content

Danone AQUA-Veolia Bangun Pabrik...

Dokumentasi pencanangan pabrik (Ist)Pasuruan, Limbahnews.com - Pabrik daur ulang botol PET (Polyethylene Terephthalate)...

Daur Ulang 14,5 Juta...

Gideon W KetarenJakarta, Limbahnews.com – Aplikasi pengelolaan sampah, Mountrash.com, terus meningkatkan kinerjanya dalam...

Angkasa Pura Properti dan...

Medan, Limbahnews.com - PT Angkasa Pura Properti, salah satu anak perusahaan PT Angkasa...

Investasi Plastik Ramah Lingkungan,...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Cheil Jedang Indonesia (PT CJ Indonesia) kembali mengembangkan investasi...
BerandaLimbahInovasi Pengelolaan Sampah...

Inovasi Pengelolaan Sampah di Indonesia Dilirik Investor Asing

Nilainya bahkan mencapai 6 hingga 8 miliar dollar AS masuk ke Indonesia

Pada gelaran konferensi bertajuk Peta Jalan Sektor Parawisata Indonesia Menuju Dekarbonasi yang dilaksanakan di Badung, Bali disampaikan bahwa inovasi pengelolaan sampah hijau di Indonesia sejatinya mulai dilirik oleh negara luar. Hal ini dikatakan oleh Sandiaga Uno Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Ia mengungkapkan investor hijau sangat mengedepankan keberlangsungan lingkungan.

“Tadi, dari pembicaraan saya dengan Presiden Representatif UNDP bahwa para investor hijau ini menginginkan suatu inisiatif yang bisa dipakai di Indonesia dan negara lain, misalnya perusahaan rintisan yang mengubah sampah-sampah yang sulit didaur ulang menjadi paving block dan bisa langsung dipakai di kawasan pariwisata, bisa dipakai di desa-desa wisata,” ujar Sandiaga dalam konferensi pers bertajuk “Peta Jalan Sektor Pariwisata Indonesia Menuju Dekarbonisasi” yang digelar di Badung, Bali, Selasa.

Sandiaga menambahkan investor tertarik pada inovasi yang mampu menciptakan peluang untuk disalin dan diterapkan di negara-negara lain, sehingga tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, namun juga mampu membuka lapangan kerja bagi anak muda.

Sandiaga mengatakan investasi hijau terakumulasi secara global sebesar 100 miliar dolar AS, dengan sebesar 6-8 miliar dolar AS di antaranya ditargetkan dapat masuk ke Indonesia dalam sektor pariwisata hijau.

“Itu target jangka menengah dan panjang. Jadi, harapan kita kawasan ekonomi khusus (KEK) yang sudah diluncurkan dan lima DPSP akan bisa menampung lima tahun ke depan investasi 6-8 miliar dolar AS itu,” paparnya.

Adapun realisasi investasi itu akan terwujud melalui transisi energi baru terbarukan, karena ia meyakini pengelolaan sampah menjadi salah satu inovasi yang mampu menarik investasi dari investor mancanegara.

Lebih lanjut, Sandiaga juga menyebut gelaran AIS Forum menjadikan Indonesia mengambil peran dalam mengatasi isu-isu relevan terkait perubahan iklim. Apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang memiliki 17.001 pulau.

Dia berharap ke depannya, anak muda dan perempuan akan menjadi tumpuan dari pembicaraan tentang langkah pemerintah memitigasi dan menghindari ancaman perubahan iklim.

“Kita melihat semangat inovasi, yang dibungkus dalam kolaborasi karena negara kita kan negara gotong royong, ideologi Pancasila ini yang kita sampaikan ke luar negeri,” sebutnya.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...