Kamis, Juli 25, 2024

Creating liberating content

DKI Jakarta Larang Kantong...

Ilustrasi sampah plastik di TPS Sunter Koja, Jakarta. (Ist)Jakarta, Limbahnews – Bebeharapa hari...

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Tangani Limbah Corona, PT...

Jakarta, Limbahnews.com - Penanganan limbah medis terkait wabah corona (Covid-19) oleh PT Jasa...

Naksir Pengolahan Limbah Tambang,...

Ilustrasi pemulihan lahan bekas tambang (Mikrobios.id)Jakarta, Limbahnews.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE)...
BerandaTeknologiDaftar Inovasi Teknologi...

Daftar Inovasi Teknologi Pembersih Sungai dari Sampah di Indonesia

Kehadiran teknologi ini telah membantu pekerjaan manusia khususnya dalam membersihkan sampah yang ada di sungai.

Permasalahan sampah di Indonesia tidak hanya dari rumah tangga hingga nasional, ataupun di bagian pengelolaan yang tak maksimal dan TPA yang overload. Namun masalah sampah di indonesia juga menjalar ke sungai.

Bahkan kondisi sungai di Indonesia sangat memprihatikan karena sudah tercemar dengan sampah. Sebagai contoh, Sungai Citarum yang menjadi salah satu sungai paling kotor dalam sepuluh tahun terakhir. Penyebabnya adalah limbah dari pabrik tekstil yang dibuang ke aliran sungai tersebut. Ini baru satu dari ratusan masalah sungai tercemar yang ada di Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, 46% sungai di Indonesia tergolong dalam tercemar berat, 32% tercemar sedang berat, 14% tercemar sedang dan 8% tercemar ringan. 

Faktor penyebab utama tercemarnya sungai-sungai di Indonesia adalah sampah-sampah yang dibuang sembarangan dan berakhir di sungai dan terbawa arus. Tidak hanya sampah rumah tangga, limbah pabrik, baik yang berskala kecil hingga besar, ada yang dibuang sembarangan ke sungai.

Dibalik semua itu, hadirlah inovasi teknologi pembersih sampah yaitu SeeHamster, perahu pembersih sungai yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Waste4Change. Peresmian ini dilaksanakan di Kali Bekasi, Februari 2021 lalu.

Perahu pembersih sampah ini adalah inovasi teknologi pembersih sampah buatan Jerman. Tidak hanya mengambil sampah yang ada di sungai, SeeHamster ini juga bisa memilah dan mendaur ulang sampah yang diambil dari sungai, lho.

Inovasi pembersih sungai ini memiliki kapasitas pengumpulan sampah 50-100 kilogram per hari. Pemkot Bekasi dan pihak terkait berharap, SeeHamster ini bisa mengurangi jumlah timbulan sampah di sungai-sungai yang ada di Bekasi.

Selanjutnya, ada Jaring Tangkap Sampah yang merupakan inovasi teknologi pembersih sungai yang sempat dipamerkan di SCF SD Symposium Indonesia 2020 lalu. Sebelumnya, teknologi ini sudah diujicobakan di Thailand. 

Menurut President Director PT SCG Indonesia, Pathama Sirikul, yang dilansir dari Media Indonesia, inovasi teknologi ini sangat potensial untuk diterapkan di Indonesia. Teknologi ini diharapkan mampu membantu pembersihan sungai-sungai tercemar yang ada di Indonesia.

Selain dua diatas, ada juga teknologi pembersih sungai yaitu Skimmer, Boom Penghalang, dan ARISTER Berbasis loT.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...