Kamis, Juli 11, 2024

Creating liberating content

Bahlil Ingin Kemudahan Izin...

Aktivitas industri jangan mengabaikan lingkungan hidup.Jakarta, Limbahnews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal...

Omset Emiten Daur Ulang...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), produsen staple buatan/Recycled Polyester...

Tipping Fee Bantargebang Rp...

Bekasi, Limbahnews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bakal menerima uang sebesar Rp 379...

Jepang Ingin Impor Limbah...

Ilustrasi pengolahan limbah sawit (Mikrobios.id)Medan, Limbahnews.com - Jepang tertarik mengimpor limbah dari kelapa...
BerandaKebijakanAktivitas Ini yang...

Aktivitas Ini yang Buat Jakarta Terkurung Polusi

Dalam kurun tiga hari terakhir, polusi di Jakarta memburuk, bahkan tak layak untuk dihirup secara langsung

Jakarta kembali menjadi sorotan lantaran masalah polusi udara yang memburuk akhir-akhir ini. Baik warganet dan masyarakat yang tinggal di Jakarta mengeluhkan hal ini lantaran sudah berlangsung lama dan seakan tanpa solusi.

Ibukota Negara ini dinobatkan kota paling berpolusi pada hari Senin lalu berdasarkan dara Indeks Kualitas Udara (AQI) Ai pada angka 164 secara kumulatif.

Kejadian in pula turut dikomentari Presiden Indonesia Joko Widodo yang mengatakan polusi di Jakarta sudah berlangsung lama. Ia pun menyarankan untuk mengurangi beban polusi udara di Jakarta warga diminta pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dan salah satu solusinya adalah mengurangi beban Jakarta sehingga sebagian nanti digeser ke Ibu Kota Nusantara,” ujarnya.

Lantas kegiatan utama apa yang membuat polusi di Jakarta tak pernah berhenti. Berdasarkan penilaian ahli dan pendapat M Taufik Zoelkifli, legislator Jakarta, penyumbang utama polusi di yaitu asap dari cerobong pabrik,
.””Tidak menutup kemungkinan polusi udara ini berasal cerobong industri-industri di Jabodetabek ditambah musim kemarau yang membuat debu tidak tercuci hujan,” kata nya.

Selain kegiatan pabrik, Taufik menilai pengguna kendaran di Ibukota juga turut menyumbang polusi terbesar. Ia pun berharap masyarakat memanfaatkan transportasi umum untuk mobilitas sehari-hari.

Sementara itu, Asep Kuswanto Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI mengusulkan agar pabrik mengurangi pemakaian batu bara sebagai bahan bakar untuk menjaga kualitas udara di Ibu Kota.

“Bukan pabriknya dipindah kali ya, tapi untuk yang masih menggunakan bahan bakar dari batu bara sebaiknya diganti dengan gas,” nilainya.

Asep menuturkan solusi mengganti batu bara dengan memanfaatkan gas merupakan upaya untuk mengurangi emisi yang dihasilkan dari batu bara.
Meski batubara terbilang murah, namun jika digunakan terus menerus akan menyumbangkan polusi udara, kata Asep.

Terlebih, menurut dia, pabrik mempunyai nilai investasi untuk pertumbuhan ekonomi di Jakarta sehingga tidak dengan mudahnya bisa berpindah ke tempat lain.

“Bagaimanapun kan pabrik itu mempunyai nilai investasi dan ekonomi untuk pertumbuhan ekonomi Jakarta,” jelasnya.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...