Kamis, Juli 25, 2024

Creating liberating content

Tutup Usaha Akibat Corona,...

Jakarta, Limbahnews.com - Wabah virus corona di Indonesia membuat dunia usaha mati suri,...

Danone AQUA-Veolia Bangun Pabrik...

Dokumentasi pencanangan pabrik (Ist)Pasuruan, Limbahnews.com - Pabrik daur ulang botol PET (Polyethylene Terephthalate)...

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Garap Investasi, NTB Bakal...

Mataram, Limbahnews.com - Organisasi nirlaba Classroom of Hope bertemu Wakil Gubernur NTB Sitti...
BerandaLimbahMengenal Jenis Sampah...

Mengenal Jenis Sampah Plastik yang Sering Digunakan

Sampah plastik juga berbahaya bagi dilingkungan dan sangat sukar diolah oleh alam.

Penggunaan sampah plastik dibeberapa negara masih tinggi, termasuk di Indonesia. Data dari tahun 2021 sampah plastik menyumbang 40 persen total sampah nasional.

Sampah jenis ini juga sangat sulit terdaur ulang secara alami bahkan butuh jutaan, puluhan, hingga ratusan tahun untuk benar-benar bisa terolah dilingkungan. Sampah plastik menjadi masalah serius karena ketergantungan masyarakat Indonesia pada produk ini.

Meski saat ini telah diciptakan botol plastik ramah lingkungan, namun tetap saja masyarakat kita lebih banyak menggunakan produk plastik yang tidak ramah lingkungan. Padahal sudah diketahui bersama sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan. Tak hanya itu, apabila dibuang ke laut akan mengganggu kehidupan ekosistem biota laut.

Nah, sampah plastik terdiri dari beberapa jenis berdasarkan sifat, penggunaannya, dan simbolnya. Pengelompokkan tersebut tentunya akan memengaruhi cara pengolahan limbah tersebut. 

  1. PETE / PET (Polyethylene Terephthalate)

Sifat: Kuat, transparan, tidak tahan panas, dan hanya bisa digunakan sekali

Penggunaan: Botol minum, botol minuman bersoda, botol minyak, botol kecap, dan sambal

Simbol: Daur ulang kode angka 1

  1. HDPE (High Density Polyethylene)

Sifat: Tahan panas dan bebas dari reaksi kimia

Penggunaan: Botol susu, botol sabun, botol deterjen, dan plastik kemasan tebal lainnya

Simbo: Daur ulang kode angka 2

  1. LDPE (Low Density Polyethylene)

Sifat: Kuat, fleksibel, dan memiliki daya tahan yang baik terhadap reaksi kimia

Penggunaan: Kantong plastik sampah, kantong kresek, dan pembungkus makanan segar

Simbol: Daur ulang kode angka 4

  1. PVC (Polyvinyl Chloride)

Sifat: Kuat, keras, tidak tahan dengan suhu

Penggunaan: Kemasan sabun dan deterjen

Simbol: Daur ulang kode angka 3

  1. PP (Polypropylene)

Sifat: Fleksibel, tidak transparan, keras, dan bisa digunakan untuk menyimpan makanan

Penggunaan: Wadah makanan atau minuman, botol sirup, sedotan plastik, kotak yoghurt, dan selotip

Simbol: Daur ulang kode angka 5

  1. PS (Polystyrene)

Sifat: Mudah robek apabila digunakan berulang kali

Penggunaan: Tempat makanan styrofoam, tempat telur, dan sendok/garpu plastik

Simbol: Daur ulang kode angka 6

Selanjutnya, apa saja dampak sampah bagi lingkungan diantaranya membunuh hewan terutama ikan yang ada di laut. Selanjutnya mencemari air, menyebabkan polusi, dan merusak rantai makanan.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...