Minggu, Juli 14, 2024

Creating liberating content

Danone AQUA-Veolia Bangun Pabrik...

Dokumentasi pencanangan pabrik (Ist)Pasuruan, Limbahnews.com - Pabrik daur ulang botol PET (Polyethylene Terephthalate)...

Peluang Bisnis Pengelolaan Limbah...

Jakarta, Limbahnews.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melihat adanya potensi untuk terlibat...

Bahlil Ingin Kemudahan Izin...

Aktivitas industri jangan mengabaikan lingkungan hidup.Jakarta, Limbahnews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal...

Setelah Covid-19, Ekonomi Indonesia...

Limbahnews.com - Kita semua sedang dilanda kecemasan atas wabah Coronavirus of Disease 2019...
BerandaKebijakanMasuk 10 Besar...

Masuk 10 Besar Negara Penghasil Metana, Pemerintah Bakal Setop TPA 2030

Penumpukan sampah dibeberapa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menimbulkan masalah baru, seperti metana.

Pemerintah berencana akan menyetop pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada tahun 2030 nanti. Alasannya, beberapa TPA yang tersebar di daerah telah menimbulkan masalah lingkungan serius. Salah satunya metana.

Bahkan Indonesia masuk kategori sepuluh negara yang menghasilkan metana yamg sangat banyak. Tepatmya berada di posisi keenam secara global. Metana ini berasal dari sampah yang terus menumpuk di TPA.

Pada konsentrasi kecil, metana sebenarnya tidak berbahaya bagi lingkungan, namun pada konsentrasi yang tinggi, metana bisa menghasilkan ledakan lho. Selain itu, bila dihirup langsung akan menyebabkan mual, muntah, sakit kepala hingga masalah jantung.

Dibeberapa negara memanfaatkan TPA yang menghasilkan mentana menjadi sumber energi untuk kompor bahkan untuk energi listrik.
Karena hal itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam hal ini Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati membeberkan rencana pemerintah yang akan menyetop pembangunan TPA tahun 2030 nanti.

Vivien mengatakan pihak KLHK akan berusaha maksimal untuk mengurangi sampah 100 persen dari hulu ke hilir. Ia juga akan mendorong rumah tangga untuk menangani sampah dengan mandiri. Seperti memanfaatkan sampah menjadi kompos dan hal bermanfaat lainnya.

Pada tahun 2022 lalu, Indonesia menghasilkan sampah 68,5 juta ton berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Hamoir 19 persen terdiri dari sampah plastik.

Laporan dari Indeks Potensi Pemanasan Global atau Global Warming Potential (GWP) menyatakan emisi gas metana 21 kali lipat dibanding emisi karbon dioksida. Sementara itu, 1 ton sampah menghasilkan emisi metana sebanyak 50 kilogram.

Menurut Vivien, pihaknya sudah mengambil langkah untuk mengurangi sampah dengan cara
membangun fasilitas fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF). Upaya ini sudah mulai diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta yang membangun RDF di TPA Bantar Gebang, Bekasi.

Jadi, misal sampah lama sebanyak 1.000 ton dicampur dengan 1.000 ton sampah baru dan diolah menjadi bahan bakar alternatif. Cara ini pun dinilai efektif untuk mengurangi tumpukan sampah di TPA.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...