Rabu, Juli 24, 2024

Creating liberating content

Anthony Pratt, Miliarder Daur...

Jakarta, Limbahnews.com - Bukan rahasia lagi bagi turunan Yahudi menguasai ekonomi dunia. Rupanya...

Imbas Corona, Industri Daur...

Ilustrasi sampah plastik impor (Artalab.id)Jakarta, Limbahnews.com - Pengusaha Jawa Timur (Jatim) mulai...

Investor Surabaya Segera Bangun...

Ambon, Limbahnews.com - Pabrik plastik akan segera dibangun di Toisapu, Kecamatan Leitimur Selatan,...

Potensi Pasar Masih Besar,...

German - Indonesian Forum on Potential Cooperation in Indonesia's Recycling Sector (Econid)Jakarta, Limbahnews.com...
BerandaTeknologiBeragam Cara Pengolahan...

Beragam Cara Pengolahan Sampah di Berbagai Negara, Patut Dicontoh

Pemanfaatan sampah jadi paving blok jalan di Jepang telah mengurangi sampah dalam negerinya.

Isu lingkungan terkait masalah sampah diberbagai negara seakan tak ada habisnya. Beberapa negara di dunia semisal India kewahalan menangani sampah yang terus menumpuk tiap hari.

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia, secara total hanya 20 persen sampah yang termanfaatkan, sisanya, dibuang ketempat pembuangan akhir. Masalah sampah jangan dianggap sepele lantaran bisa menyebabkan kerusakan lingkungan baik ditanah, air, udara, dan sosial.

Mungkin Indonesia perlu belajar daei beberapa negara di dunia yang terbilang sukses menangani permasalahan sampah. Mulai dari mengedukasi masyarakat akan kesadaran lingkungan hingga sampah dibuat menjadi paving blok sampai sumber energi.

Lalu bagaimana penanganan sampah dibeberapa negara, berikut ulasannya.

  1. Swedia

Negara Eropa ini sukses menangani sampah dalam negerinya dengan menjadikan sampah sebagai sumber energi dan panas. Tak hanya itu, abu yang menjadi hasil pembakaran sampah dijadikan bahan kontruksi jalan.

Sampah dinegara ini berkurang drastis, bahkan pemerintah setempat harus memesan sampah dari negera tetangga. Selain itu, pemerintah juga membayar masyarakat yang membuang sampah yang telah terpilah ke bank sampah setemoat, sehingga penduduk menjadi rajin membuang sampah disamping kesadaran warga akan lingkungan juga sangat tinggi.

  1. Jepang

Negeri Sakura ini juga sukses menekan jumlah sampah. Pemerintah setempat mengajak masyarakat membuang sampah dengan memilahnya terlebih dahulu, dari plastik dan sisa makanan.

Sampah plastik yang telah dikumpulkan pada lahan pengolahan. Sampah kemudian didaur ulang menjadi benang fiber untuk bahan baku pakaian. Sementara sampah jenis botol kaca diolah menjadi bahan paving jalan atau botol kaca baru.

  1. Korea Selatan

Negara ginseng juga berhasil membersihkan negaranya dari sampah. Sampah plastik di negara ini diubah menjadi energi listrik lho. Bahkan di negara ini dibangun lima pembangkit energi listrik dari sampah plastik.

Prosesnya sendiri dimulai dari samoah yang terkumpul dibank sampah dikirim ke pembangkit listrik, selanjutnya sampah dibakar pada suhu tertentu hingga menghasilkan energi yang besar. Energi tersebut kemudian diubah jadi uao air yang digunakan untuk menggerakkan turbin, turbin itulah yang menghasilkan listrik.

  1. Hong Kong

Hong Kong berhasil menyulap tempat pembuangan sampah yang menumpuk hingga 65 meter menjadi taman bermain bagi anak-anak. Tak hanya itu, lampu yang dipakai udisekitar taman bermain, energinya berasal dari sampah yang ditimbun.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...