Kamis, Juli 25, 2024

Creating liberating content

Setelah Covid-19, Ekonomi Indonesia...

Limbahnews.com - Kita semua sedang dilanda kecemasan atas wabah Coronavirus of Disease 2019...

Vietnam Mulai Lirik Kredit...

Jakarta, Limbahnews.com - Konsep kredit plastik dalam mengurangi limbah dari plastik terus digulirkan...

Ancaman Investasi Kabur Usai...

Jakarta, Limbahnews.com -- Sejumlah pengamat melihat ancaman hambatan investasi masuk ke Indonesia melalui...

Limbah Sawit PTPN II...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara...
BerandaRagamTips Menggunakan Teh...

Tips Menggunakan Teh untuk Menyuburkan Tanaman

Daun teh mengandung asam tanat dan nitrogen yang menjadikan tanah lebih subur dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Ketika kamu menikmati secangkir teh di pagi hari, jangan lupa buatkan juga untuk tanamanmu! Daun teh mengandung asam tanat dan nitrogen yang menjadikan tanah lebih subur dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Teh juga bisa membantu mencegah hama yang berpotensi merusak tanaman, menjauhkan gulma, dan mencegah pembentukan jamur pada daun yang bisa membunuh tanaman. Berikut manfaat teh untuk tanaman:

  • Merangsang pertumbuhan baru
  • Meningkatkan produksi daun
  • Meningkatkan perkembangan akar
  • Menghidrasi tanaman
  • Memberikan nutrisi pada tanaman
  • Menyuburkan tanah

Untuk memanfaatkan teh untuk tanaman, kamu bisa menaburkan ampasnya secara langsung di atas tanah, atau menyemprotkan air seduhan teh ke tanaman. Untuk penyemprotan, akan lebih baik jika kamu menyeduh tehnya di malam hari, diamkan semalaman, lalu gunakan untuk menyiram tanaman pada pagi hari.

Tapi, sebelum menggunakan teh untuk tanaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Asam tanat dalam daun teh bisa meningkatkan keasaman tanah. Ini memang bagus untuk tanaman yang menyukai asam, tapi ada juga yang sensitif terhadapnya. Selain itu, teh juga mengandung aluminium, fluor, dan mangan, yang bisa memperlambat pertumbuhan tanaman, jika digunakan dalam dosis tinggi.

Berikut daftar tanaman yang menyukai teh:
Tomat
Bunga Azalea
Bunga Begonia
Bunga Camelia
Bunga Bakung
Pakis
Beberapa tanaman herbal
Beberapa anggrek
Bunga Mawar
Tanaman karet
Sebagian besar sayuran

Sementara itu, tanaman yang membutuhkan lingkungan basa atau pH netral tidak akan mendapat manfaat dari daun teh. Berikut beberapa tanaman yang tidak menyukai teh:

Kaktus
Bunga Anyelir
Bunga Krisan
Bunga Dahlia
Bunga Aster
Bunga Kembang sepatu
Bunga Marigold
Bunga matahari

Tapi, jika kamu mengolah ampas teh menjadi kompos yang seimbang (daun teh dicampur bahan bermanfaat lainnya) maka itu tidak akan memengaruhi tanaman di atas secara dramatis. Tapi tetap awasi tanaman yang layu atau daunnya kuning setelah diberi pupuk kompos mengandung teh, yah!

Selain pupuk, ampas teh juga bisa dijadikan mulsa dengan cara menaburkan daun teh kering di atas tanah. Mereka akan membantu menahan kelembaban, mengatur suhu tanah, dan mencegah tanah jadi kering dan retak karena sinar matahari. Cara ini juga membantu mencegah pertumbuhan gulma.

Hal Lain yang Perlu Diperhatikan

Hampir semua jenis teh bisa digunakan untuk menyirami tanaman dan menyuburkan tanahnya, baik itu teh hijau, hitam, atau herbal.

Tapi, jangan mencampurnya dengan bahan lain seperti susu atau gula! Susu bisa menyebabkan tanaman ditumbuhi jamur, sementara gula dapat menyebabkan tanaman layu dan mati.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...