Minggu, Juli 14, 2024

Creating liberating content

Tutup Usaha Akibat Corona,...

Jakarta, Limbahnews.com - Wabah virus corona di Indonesia membuat dunia usaha mati suri,...

Naksir Pengolahan Limbah Tambang,...

Ilustrasi pemulihan lahan bekas tambang (Mikrobios.id)Jakarta, Limbahnews.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE)...

Ancaman Investasi Kabur Usai...

Jakarta, Limbahnews.com -- Sejumlah pengamat melihat ancaman hambatan investasi masuk ke Indonesia melalui...

Tipping Fee Bantargebang Rp...

Bekasi, Limbahnews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bakal menerima uang sebesar Rp 379...
BerandaRagamCamkan! Ini 6...

Camkan! Ini 6 Efek Buruk Rokok Terhadap Lingkungan

Asap rokok melepaskan polutan udara beracun ke atmosfer. Puntung rokok juga mengotori lingkungan, dan bahan kimia di dalamnya bisa meresap ke dalam tanah dan saluran air.

Semua orang tahu bahwa merokok bisa menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. Tapi mungkin banyak yang tidak menyadari efek buruknya terhadap lingkungan.

Asap rokok melepaskan polutan udara beracun ke atmosfer. Puntung rokok juga mengotori lingkungan, dan bahan kimia di dalamnya bisa meresap ke dalam tanah dan saluran air.

Berikut efek buruk rokok terhadap lingkungan:

  1. Deforestasi
    Bahan utama pembuatan rokok adalah tembakau. Kenyataannya, tanaman ini sebagian besar ditanam di daerah hutan hujan sehingga berkontribusi terhadap deforestasi di area penanamannya.

Deforestasi memiliki efek buruk pada lingkungan, termasuk hilangnya keanekaragaman hayati, erosi tanah, dan peningkatan suhu global.

  1. Menghasilkan limbah beracun
    Seluruh proses budidaya, pengawetan, dan pengangkutan tembakau membutuhkan penggunaan bahan kimia dan bahan beracun lainnya dalam jumlah besar. Pada saat yang sama, proses produksi menghasilkan  limbah dalam jumlah besar, seperti pestisida dan pupuk kimia berbahaya.

Salah satu zat yang biasa digunakan dalam proses produksi rokok dikenal sebagai Aldicarb. Ini sangat beracun bagi manusia, tumbuhan dan hewan karena dapat meresap ke saluran air dan meracuni tanah  selama beberapa tahun.

Pada awal tahun 1995, dilaporkan bahwa hampir 2300 juta kilogram limbah dihasilkan dari proses pembuatan rokok setiap tahunnya, termasuk 209 kg limbah kimia.

  1. Pencemaran tanah
    Pestisida, pupuk, dan bahan kimia lain yang digunakan dalam penanaman tembakau dapat menyebabkan efek buruk bagi tanah. Bahan kimia ini menumpuk dan akhirnya menghambat kesuburan tanah dan membuatnya tidak cocok untuk mendukung tanaman lain.

Selain itu, sebagian besar bahan yang ada di puntung rokok tidak dapat terurai secara alami dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terurai.

  1. Pencemaran udara melalui asap rokok
    Karbon dioksida, metana, dan bahan kimia berbahaya lainnya yang terdapat dalam asap rokok dapat  menyebabkan polusi udara. Meskipun metana dan karbon dioksida tidak mematikan bagi perokok, gas tersebut menambah polusi atmosfer secara umum.
  2. Puntung rokok mencemari saluran air
    Banyak perokok yang sering membuang puntung rokok secara sembarangan hingga berserakan di tanah. Dalam kasus terburuk, puntung rokok bisa berakhir di saluran air saat tersapu oleh air hujan.

Pada tahun 2008, program Pembersihan Pesisir Internasional berhasil membersihkan sekitar 3,2 juta puntung rokok dari saluran air dan pantai. Ini hampir dua kali lipat jumlah semua sampah lainnya.

  1. Kebakaran hutan
    Kebakaran hutan yang disebabkan oleh rokok di seluruh dunia sudah sering terjadi. Sekitar 17.000 orang di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena kebakaran yang dimulai oleh pemantik rokok atau sisa rokok yang terbakar.

Selanjutnya, kebakaran hutan tersebut merusak lingkungan, menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati, hilangnya habitat, polusi udara, penggundulan hutan serta kematian manusia dan hewan liar.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...