Kamis, Juli 11, 2024

Creating liberating content

Bank Dunia Soal Daur...

Jakarta. Limbahnews.com - Negara-negara Asia Tenggara merugi sebanyak US$ 6 miliar atau Rp...

Coca-Cola Bangun Pabrik Daur...

Jakarta, Limbahnews.com - Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) dan Dynapack Asia melakukan pembangunan...

Pelaku Industri Kimia dan...

Jakarta, Limbahnews.com - Pelaku industri plastik yang tergabung dalam Asosiasi Industri Olefin, Aromatik...

Daur Ulang 14,5 Juta...

Gideon W KetarenJakarta, Limbahnews.com – Aplikasi pengelolaan sampah, Mountrash.com, terus meningkatkan kinerjanya dalam...
BerandaIndustriTaati Regulasi, Amdal...

Taati Regulasi, Amdal PT Silica Minsources Jaya Tunggu Saran Publik

Jakarta, Limbahnews.com – Potensi kuarsa/pasir kuarsa di Kalimantan tengah cukup bagus dan minat investor juga terus meningkat. Untuk menggali kekayaan sumber daya alam (SDA) itu maka perlu ada kajian analisi mengenai dampak lingkungan hidup (Amdal).

Christian Pasaribu selaku konsultan Amdal mengatakan pemanfaatan potensi SDA itu harus diolah dan dpergunakan sebaik mungkin. Untuk itu pihaknya sangat mendukung rencana penggalian kuarsa/pasir kuarsa dan pembangunan jetty oleh PT Silica Minsources Jaya (SMJ) di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Penggalian potensi kuarsa/pasir kuarsa harus berkelanjutan dan meminimalisir dampak negatif.

“Penggalian potensi SDA itu harus dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Amdal sangat berperan dalam menjaga keberlanjutan tersebut,” ujarnya dalam sosialisasi Amdal, pekan lalu.

Baca : Kadin Bogor dan Pertalindo Akan Kaji Amdal Rencana Jalan Tambang

Menurut Wakil Sekjen Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) ini, masyarakat dan para pihak terkait diharapkan memberi masukan terkait rencana penggalian tersebut. Adapun konsultasi publik sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Selain itu, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 04 Tahun 2021 tentang Daftar Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki Amdal, Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup atau Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup.

“Berbagai aturan itu untuk mengatur rencana kegiatan berpotensi menimbulkan dampak positif dan negatif sehingga diperlukan kajian Amdal,” Chris yang juga konsultan PT Bali.

Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menegaskan bahwa semua saran dan masukan terkait rencana penggalian kuarsa/pasir kuarsa itu bisa diberikan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat. Selain itu juga bisa dikirim langsung ke PT SMJ yang beralamat di Desa Kubu, Kecamatan Kumai.

Seperti diketahui, Amdal adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Wilayah Kobar dan Kalteng memiliki potensi cukup besar di bidang pertambangan. Mulai dari batubara, emas, galena, bijih besi, pasir, kuarsa, hingga zikron tersebar di enam kecamatan Kobar. [LN-02] redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi, teknologi, bisnis, industri, dan inovasi ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani berbagai jasa, AMDAL, konsultasi, promosi, penguatan brand/citra, serta berbagai kerja sama atau kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Info rinci melalui 081356564448.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...