Minggu, Juli 14, 2024

Creating liberating content

Angkasa Pura Properti dan...

Medan, Limbahnews.com - PT Angkasa Pura Properti, salah satu anak perusahaan PT Angkasa...

Eka Sari Lorena Masuk...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) tengah menjajaki bisnis...

Garap Investasi, NTB Bakal...

Mataram, Limbahnews.com - Organisasi nirlaba Classroom of Hope bertemu Wakil Gubernur NTB Sitti...

PD PAL Minta Dana...

Jakarta, Limbahnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengkritisi permintaan anggaran...
BerandaKebijakanKadin Bogor dan...

Kadin Bogor dan Pertalindo Akan Kaji Amdal Rencana Jalan Tambang

Bogor, Limbahnews.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor, Jawa Barat bersama Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) membangun kolaborasi untuk meningkatkan kinerja. Salah satunya akan mengkaji analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) terhadap rencana jalan khusus tambang.

Christian Pasaribu selaku Wakil Sekjen I Dewan Pengurus Nasional (DPN) Pertalindo dalam keterangannya, Selasa (22/2/2022), mengatakan wacana tersebut mengemuka dalam silaturahmi kedua lembaga pekan lalu. Hal itu merupakan upaya meningkatkan komitmen semua pihak untuk membangun keberlanjutan di wilayah Bogar.

“Ada usul agar Pertalindo dan Kadin memotori kajian Amdal atas rencana pembangunan jalan tambang di wilayah Rumpin dan Parung Panjang. Ini untuk mengurangi dampak negatif dari ratusan kendaraan truk yang melintas setiap hari,” ujar alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Kadin Kabupaten Bogor mendorong perlunya kajian Amdal tersebut agar pembangunan jalan tetap berwawasan lingkungan dan meminimalkan dampak negatif. Penekanan ini disampaikan Erick Darmawan sebagai Wakil Ketua Umum (WKU) Jasa Konsultasi dan Tjuk Destianto dari Komisi Tetap (Komtap) Bidang Konsultasi Non Konstruksi.
Tjuk mengatakan Amdal sangat diperlukan seiring ramainya pembicaraan terkait jalan tambang tersebut. Hal itu karena seringnya terjadi kecelakaan dan rusaknya kondisi jalan karena dilintasi truk pengangkut batu, pasir dan bahan lainnya.

Baca : Tenaga Ahli Lingkungan Perlu Terus Mendukung Pembangunan Bogor Berkelanjutan

“Jalan tambang itu tentu punya desain khusus yang harus memperhatikan kondisi pemukiman dan teknik pengendaliannya. Bagaimana dengan debu akibat jalan hancur, kualitas jalan belum optimal, lalu kondisi masyarakat di sepanjang jalan.” demikian salah satu pembahasannya.

Dikatakan, Kadin merupakan organisasi yang menjembatani dan memfasilitasi agar regulasi dan kegiatan terkait profesi serta tenaga ahli dapat terlaksana. Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bogor terus menagih Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membuatkan jalan khusus tambang. Harapan itu menyusul beberapa kebijakan untuk mengatur operasional truk-truk besar. Perbup Kabupaten Bogor Nomor 120 Tahun 2021 tentang jam operasional truk tambang dianggap sebagai solusi jangka pendek.

Bupati Bogor Ade Yasin beberapa kali meminta Pemprov Jabar segera membangun jalan khusus tambang yang melintasi area di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin. “Pemkab Bogor beberapa waktu lalu sudah berbicara dengan Pemprov Jabar melalui Dinas Energi Sumber Daya Manusiia (ESDM) Jabar, kami meminta rencana tersebut bisa diwujudkan pada tahun 2022,” kata Ade Yasin, Kamis (17/2/2022).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pernah menyatakan bahwa jalur khusus angkutan tambang di Kabupaten Bogor bakal dimulai 2022 ini. Kehadiran jalur tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di Parung Panjang dan sekitarnya. Kang Emil mengharapkan partisipasi dan tanggung jawab dari para pengusaha dan pemilik tambang, termasuk pengusaha angkutan tambang. [LN-02] redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi, teknologi, bisnis, industri, dan inovasi ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani berbagai jasa, AMDAL, konsultasi, promosi, penguatan brand/citra, serta berbagai kerja sama atau kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Info rinci melalui 081356564448.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...