Kamis, Juli 11, 2024

Creating liberating content

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Danone AQUA-Veolia Bangun Pabrik...

Dokumentasi pencanangan pabrik (Ist)Pasuruan, Limbahnews.com - Pabrik daur ulang botol PET (Polyethylene Terephthalate)...

Pemerintah Beri Insentif PPN,...

Jakarta, Limbahnews.com - Pemerintah saat ini terus memperbaiki ekosistem industri daur ulang sampah...

Tangani Limbah Corona, PT...

Jakarta, Limbahnews.com - Penanganan limbah medis terkait wabah corona (Covid-19) oleh PT Jasa...
BerandaKasusAnggota DPRD dan...

Anggota DPRD dan Pengusaha Limbah di Bekasi Saling Lapor Polisi

Bekasi, Limbahnews.com – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto dilaporkan ke polisi oleh pengusaha limbah bernama Hartono M Fadli dan Ahmad Saputra. Budiyanto dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan serta dua gugatan perdata di Pengadilan Negeri Cikarang.

Kuasa Hukum Hartono, Budi Santoso mengatakan, perseteruan hukum antara kliennya dengan Budiyanto itu berawal dari perbedaan persepsi dalam kontek pekerjaan murni dan tidak ada hal-hal yang bersifat pribadi.

“Pak Haji Hartono cuma sebatas pengusaha yang hanya menghitung untung atau rugi mendapat pekerjaan, bukan yang sifatnya orang politis yang segala sesuatu itu dikembangkan sedemikian rupa. Kita hanya berpikir praktis, kalau pekerjaan itu hak kita, harus diperjuangkan sesuai aturan hukum yang ada, tidak kemana-mana, awalnya hanya sebatas itu,” katanya, Rabu (9/2/2022).

Wakil Ketua Peradi Kabupaten Bekasi itu mengaku pada 2012 lalu Budiyanto mendatangi kliennya yang merupakan pengusaha limbah ini dengan maksud ingin meminta pekerjaan sekaligus belajar usaha pengolahan limbah.
“Kami mengingatkan beliau kalau awalnya beliaulah yang datang untuk meminta pekerjaan dan diajarkan untuk bisa buat usaha dengan minta bantuan kepada klien saya,” katanya.

Bermula dari situ, kata dia, Budiyanto kemudian mendapatkan pekerjaan dari sejumlah rekanan perusahaan atas bantuan kliennya. Mulai dari bisnis pengolahan limbah perusahaan hingga kepercayaan untuk mengelola sektor ketenagakerjaan di suatu perusahaan.

“Dari sana kita perlu mengingat sejarah bahwa ada peristiwa perjalanannya yang tidak bisa dilupakan, bukan hanya mengedepankan ketika saat ini ada masalah. Intinya kami mengingatkan kembali kalau beberapa kali Budiyanto datang ke Harossa untuk ambil uang, ini tidak bisa disangkal. Dari kita proses ini ada yang sudah sampai lid (penyelidikan) ada yang dik (penyidikan) kepolisian, juga ada gugatan perdata di pengadilan negeri,” ucapnya.

Dia mengatakan pernyataan Budiyanto terkait dirinya tidak memiliki hubungan hukum dengan PT Harrosa milik kliennya adalah suatu pembentukan opini publik dengan harapan mampu terhindar dari proses hukum yang sedang dijalaninya. “Kalau Budiyanto mengatakan tidak ada hubungan hukum, bukan pesuruh Harrosa, bukan karyawan Harrosa, tapi ada data di kami, di kuitansi kami ada 20 kali yang bersangkutan meminta uang. Kalau tidak ada hubungan hukum, tidak mungkin lah,” katanya, seperti ditulis Pojoksatu.

Dirinya juga menyangkal bahwa kliennya telah merekayasa tanda tangan Budiyanto di kuitansi yang menyebutkan permintaan sejumlah uang kepada kliennya tersebut.

Sementara itu, Kuasa Hukum Budiyanto Muhammad Ikbal mengatakan pihaknya telah melaporkan balik Hartono di Polres Metro Bekasi perihal sangkaan pasal yang dilaporkan sebelumnya oleh Hartono melalui kuasa hukumnya.
Budiyanto siap mengajukan bukti terkait tiga laporan di Polrestro Bekasi dan satu laporan di Polsek Cikarang Pusat. Bahkan, ada dua gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang Kabupaten Bekasi.

“Pada hari ini kami membawa bukti-bukti yang sangat kuat dan akurat terkait dengan pelaporan itu. Tadi sifatnya baru konsultasi dan nanti akan di BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Secara umum kami sudah jelaskan sistematika dari sisi kasus secara umum, khususnya terkait adanya bukti yang diduga dimanipulasi sehingga statusnya palsu dan dijadikan dasar bukti pelaporan. Kemudian diduga juga ada kesaksian palsu yang mengakibatkan saya dianggap melakukan kesalahan,” ungkapnya. [LN-03] redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi, teknologi, bisnis, industri, dan inovasi ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani berbagai jasa, AMDAL, konsultasi, promosi, penguatan brand/citra, serta berbagai kerja sama atau kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Info rinci melalui 081356564448.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...