Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Limbah Sawit PTPN II...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara...

Raksasa Rebutan Bahan Baku...

Jakarta, Limbahnews.com – Upaya mengolah sampah plastik terus berkembang. Produsen air minum dalam...

Ancaman Investasi Kabur Usai...

Jakarta, Limbahnews.com -- Sejumlah pengamat melihat ancaman hambatan investasi masuk ke Indonesia melalui...

Circulate Capital Luncurkan Pendanaan...

Mountrash membangun kemitraan dalam pengelolaan sampah plastik di Indonesia.Jakarta, Limbahnews.com - Circulate Capital...
BerandaTeknologiIni Galangan Kapal...

Ini Galangan Kapal Pertama di Indonesia Bisa Daur Ulang Kapal Ramah Lingkungan

Singapura, Limbahnews.com – Marco Polo Marine Ltd, sebuah perusahaan logistik maritim regional terkemuka mengumumkan anak perusahaannya, PT Marcopolo Shipyard, mendapatkan sertifikasi daur ulang kapal dengan cara yang aman dan ramah lingkungan.

Selain diberikan izin untuk mengoperasikan daur ulang laut, Marco Polo Marine juga menjadi galangan kapal pertama di Indonesia (Batam) yang mendapatkan sertifikasi dan penghargaan ISO 30000:2009. Sertifikasi ISO 30000 diakui di seluruh dunia dan menjadi prasyarat pemilik kapal karena industri perkapalan mematuhi Peraturan Uni Eropa (UE) yang baru tentang Daur Ulang Kapal dan Konvensi Hong Kong Amerika Serikat Organisasi Maritim Internasional (IMO).

“Dengan meningkatnya minat industri perkapalan dalam keberlanjutan, kami sangat senang untuk memperluas layanan in-house kami untuk memasukkan daur ulang kapal ramah lingkungan. Dengan sertifikasi ABS QE ISO, pemilik kapal semakin yakin bahwa kapal mereka didaur ulang di fasilitas yang aman dan ramah lingkungan,” jelas Sean Lee, Chief Executive Officer (CEO) Marco Polo Marine, seperti ditulis Businesstimes, Rabu (5/1/2022).

Dikatakan, ABS dan Marco Polo Marine telah bekerja sama sejak 2009, mendukung proyek pembuatan kapal baru, mengklasifikasikan armada yang ada, mensertifikasi Sistem Manajemen Kapal untuk drydocking dan menyetujui prinsip untuk validasi teknologi baru. “Selain itu, kami telah berkolaborasi dalam program pengembangan bersama untuk desain kapal baru yang berkelanjutan,” ungkap Pier Carazzai, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis, ABS South Pacific.

Seperti diketahui, sertifikasi ISO 30000 merupakan tonggak penting dalam perjalanan pelayaran berkelanjutan Marco Polo Marine. Industri maritim berada di bawah tekanan yang meningkat dari berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kapal didaur ulang dengan aman dan bertanggung jawab. Untuk mempromosikan transparansi di seluruh rantai nilai pengiriman dan mempercepat pendekatan sukarela berbasis pasar terhadap praktik daur ulang kapal yang bertanggung jawab, Inisiatif Transparansi Daur Ulang Kapal (Shipping Recycling Transparency Initiative/SRTI) juga diluncurkan pada 2018. Sejak diluncurkan, SRTI telah ditandatangani oleh lebih dari 20 organisasi dan bisnis, termasuk pemilik kapal besar seperti MAERSK, NYK, dan Crowley. Ini menandakan niat dan dorongan kuat dari industri perkapalan untuk mengejar keberlanjutan dan daur ulang hijau. [LN-05] redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi, teknologi, bisnis, industri, dan inovasi ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani berbagai jasa, AMDAL, konsultasi, promosi, penguatan brand/citra, serta berbagai kerja sama atau kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Info lebih rinci melalui WA 081356564448.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...