Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Peluang Bisnis Pengelolaan Limbah...

Jakarta, Limbahnews.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melihat adanya potensi untuk terlibat...

Indonesia Buang Makanan Rp...

Bogor, Limbahnews.com - Konsumsi makanan yang melebihi angka produksi memunculkan banyak permasalahan, mulai...

Ramadan Dongkrak Penjualan AMDK,...

Jakarta, Limbahnews.com - Industri Air Minum dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia mulai bergerak...

Waspadai Harga Plastik di...

Kapal khusus memuat limbah plastik dari lautan. (Ist)Jakarta, Limbahnews.com - Ada sedikit cahaya...
BerandaTeknologiBanyak Peminat, Mobil...

Banyak Peminat, Mobil ATM Sampah Siap Jemput Semua Pemukiman Warga

Jakarta, Limbahnews.com – Baru sepekan diresmikan, animo masyarakat Jakarta Utara untuk berpatisipasi dengan mobil ATM (anjungan tunai mandiri) Sampah Keliling semakin meningkat. Selain praktis dan menguntungkan masyarakat, pola pengumpulan dan pemilahan tersebut mempermudah aktivitas bank sampah.

Direktur Bank Sampah Induk Mountrash Jakarta Utara, Gideon W Ketaren, Senin (11/10/2021), mengatakan animo masyarakat meningkat karena dinilai praktis dan ada insentif bagi masyarakat yang mengumpulkan sampah anorganik.
“Enam armada mobil untuk enam kecamatan di Jakarta Utara harus mengatur jadwal dengan ketat agar semua kelurahan bisa terlewati. Beberapa perumahan dan pemukiman warga sudah antri dan meminta kehadiran mobil ATM sampah lebih cepat,” ujar Gideon.

Nonton : Atasi Sampah Dengan ATM Sampah

Untuk mengantisipasinya, pihak Mountrash terus berkoordinasi dengan jajaran Pemkot Jakarta Utara dan para pihak lainnya sehingga bisa memenuhi permintaan warga. Pengaturan jadwal tersebut sangat penting sehingga keberadaan mobil ATM Sampah Keliling bisa lebih efektif.
Gideon menjelaskan, animo warga yang tinggi karena lebih praktis dan ada insentif bagi setiap warga yang mengumpulkannya. “Tinggal scan QR Code lalu masukan jumlah sampah yang mau ditukar. Warga bisa mendapatkan Rp 10 untuk setiap unit sampah anorganik,” jelasnya.

Selain mendapatkan untung, inovasi yang dikembangkan melalui aplikasi MountCare ini juga bisa mempermudah kinerja bank sampah warga. Selama ini bank sampah belum dioptimalkan karena membutuhkan ruang dan sangat tergantung pada aktivitas warga.

Baca : Diresmikan Wali Kota Jakut, Enam Mobil ATM Sampah Keliling Siap Beroperasi

Pekan lalu, enam mobil ATM Sampah Keliling dari Bank Sampah Induk (BSI) Mountrash Jakarta Utara sudah disiagakan di setiap kecamatan. Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, meluncurkan Mobil ATM Sampah Keliling sebagai inovasi baru untuk mengatasi persoalan sampah melalui upaya pemilahan sejak dini. Layanan Mobil ATM Sampah Keliling ini terkoneksi dengan Bank Sampah Induk Mountrash di Jalan Rusun Kebersihan, RT 12/03, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing.

Baca : Parasetamol di Teluk Jakarta, 27 Perusahaan Farmasi Bakal Dipanggil

Ali mengatakan, untuk menjadi nasabah ATM Sampah Keliling ini, warga cukup mengunduh aplikasi MountCare dan aplikasi Mountrash. Kemudian, melakukan scan barcode di Mobil ATM Sampah Keliling atau tong-tong sampah yang tersedia serta scan produk kemasan lalu masukkan sampah.

Kasudin Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara, Achmad Hariadi, juga mengimbau masyarakat yang ingin menabung sampah bisa menggunakan aplikasi MountCare, Mountrash, dan memiliki rekening tabungan Bank DKI. Aplikasi MountCare dan Mountrash yang dikembangkan BSI Mountrash Jakarta Utara sebagai strategi pengurangan sampah dari sumber. [LN-4] redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi, teknologi, bisnis, industri, dan inovasi ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani berbagai jasa, AMDAL, konsultasi, promosi, penguatan brand/citra, serta berbagai kerja sama atau kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Info rinci melalui 081356564448.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...