Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

BUMN Pertanian Garap Limbah...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Pertani (Persero) menggandeng Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca...

Indonesia Luncurkan Bursa Karbon,...

Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Bursa Karbon pada hari Selasa lalu (26/9/23) ....

Vietnam Mulai Lirik Kredit...

Jakarta, Limbahnews.com - Konsep kredit plastik dalam mengurangi limbah dari plastik terus digulirkan...

Tangani Limbah Corona, PT...

Jakarta, Limbahnews.com - Penanganan limbah medis terkait wabah corona (Covid-19) oleh PT Jasa...
BerandaKasusHati-hati, Mulai Ada...

Hati-hati, Mulai Ada Indikasi Buang Limbah Medis di Tepi Jalan

Jakarta, Limbahmedis.com – Kekhawatiran limbah medis yang tidak terurus seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 semakin terlihat. Indikasi ini terlihat dengan mulai dibuangnya limbah medis di pinggir jalan Tol Simpang Bakauheni, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Adapun limbah medis ditemukan di salah satu tempat yang pernah menjadi posko penyekatan.

Baca : Limbah Medis Meningkat Tajam, Waspadai Infeksi Baru

Sejauh ini, polisi masih mendalami penemuan yang disebar melalui beberapa rekaman video amatir di media sosial. Selain antigen bekas, dalam video tumpukan limbah berbahaya ini juga terlihat jelas terdapat bekas jarum suntik, sarung tangan, botol bekas alkohol, cairan pengencer, serta pipet yang digunakan untuk mengambil sampel antigen.

Baca : Biaya Mahal, Limbah Medis Dibuang Sembarangan

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Senin (19/7/2021), mengatakan kasus tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung. Polisi masih akan mendalami kasusnya serta meminta keterangan dari beberapa warga yang dekat dengan lokasi pembuangan. Demikian juga akan melakukan pemeriksaan pihak terkait dengan alat kesehatan tersebut, seperti Dinas Kesehatan Pemprov Lampung, ataupun Satgas Covid-19.

Baca : Limbah Medis Covid-19 Tak Boleh ke TPA, Depo Jadi Solusi?

“Penyidik sudah mengantongi beberapa alat bukti yang ada dan barang bukti yang ada dan keterangan dari saksi-saksi terkait kasus ini,” ucapnya.

Beberapa bulan lalu kasus pembuangan limbah medis yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) ini pernah juga ditemukan di TPA Bakung, Bandar Lampung. Padahal, untuk pengelolaan limbah B3 medis padat harus dimasukkan ke dalam wadah yang dilapisi kantong plastik berwarna kuning dengan simbol biohazard. Setelah itu, limbah yang telah diikat setiap 24 jam akan diangkat, dicatat dan disimpan pada TPS Limbah B3.

Baca : Limbah Medis Meningkat, Kebutuhan Insinerator Semakin Tinggi

Selain di Lampung Selatan, limbah medis juga ditemukan warga di Kelurahan Purwamekar Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Berapa media mengabarkan limbah medis itu diduga dibuang dari truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Purwakarta. Sumber limbah itu, kata warga, diduga dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) yang berada di Jalan Ibrahim Singadilaga.

“Sangat di sayangkan karena ini kan sangat berbahaya dari limbah medis yang dibuang dimana saja ini,” kata Riyadi (37) warga Jalan Ibrahim Singadilaga, Kamis, (15/7/2021).

Menurut Riyadi, dengan banyaknya tumpukan limbah medis tersebut dapat menyebabkan berbagai macam penyakit apabila hal itu terus menerus di buang secara sembarangan.

Pada Februari lalu, beberapa limbah medis yang berserakan juga ditemukan di Bekasi, Jawa Barat. Fenomena pembuangan limbah medis yang menyalahi aturan tersebut diduga semakin meningkat karena kapasitas pengolahan yang terbatas. [LN-02] redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi, teknologi, bisnis, industri, dan inovasi ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani berbagai jasa, AMDAL, konsultasi, promosi, penguatan brand/citra, serta berbagai kerja sama atau kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Info rinci melalui 081356564448.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...