Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Sektor Makanan dan Minuman...

Jakarta, Limbahnews.com - Sejumlah tantangan harus dihadapi industri plastik hilir. Sebut saja terimbas...

Peluang Bisnis Pengelolaan Limbah...

Jakarta, Limbahnews.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melihat adanya potensi untuk terlibat...

E-Commerce Akui Penjualan Bahan...

Jakarta, Limbahnews.com - E-commerce B2B resin atau biji plastik pertama di Indonesia, Tokoplas.com...

Imbas Corona, Industri Daur...

Ilustrasi sampah plastik impor (Artalab.id)Jakarta, Limbahnews.com - Pengusaha Jawa Timur (Jatim) mulai...
BerandaRagamRefund Tiket Citilink...

Refund Tiket Citilink Bermasalah, Calon Penumpang Mengadu ke YLKI

Jakarta, Limbahnews.com – Tiga calon penumpang maskapai Citilink akhirnya mengadu ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) terkait refund (pengembalian) biaya tiket bermasalah. Ketiga penumpang tujuan Jakarta-Manado-Jakarta itu menduga ada kesengajaan dan permainan oleh oknum tertentu sehingga merugikan para calon peumpang tersebut.

Baca : Dengan Tong Pintar, Sampah Gedung Kemenkumham Mulai Diolah Mountrash

Nico Pangemanan, salah satu calon penumpang yang mengadu tersebut mengatakan rencana voucher tunda terbang yang disediakan maskapai justru berganti nama kepada orang lain. Padahal, batas waktu penggunaan voucher tersebut masih berlaku, yakni 21 Juli 2021.

“Dengan sangat terkejut, shock dan bengong bahwa tiket saya -3 penumpang sudah di reedem/dipakai. – What??? Kok Bisa??? Aneh???,” tanya Nico seperti dalam penjelasannya belum lama ini.

Baca : Ampas Jadi Saus, Cabut Sendiri Singkong Rp 50.000 Per Pohon

Dia menduga ada permainan di kalangan internal Citilink dengan mengganti email dan menjual kepada orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. “Ini penipuan dan perampokan, dimana di Twitter semua client berteriak teriak minta penggantian refund dan ini yang terjadi,” kata Louise.

Sementara itu, dalam salah satu poinnya, laman terkait refund voucher, Citilink menjelaskan bahwa voucher dapat dipindahtangankan dan digunakan untuk penumpang lain yang bukan penumpang pada reservasi sebelumnya. Namun hal itu bisa dilakukan dengan wajib melampirkan surat kuasa bermaterai Rp 10.000, scan KTP pemilik voucher dan penerima kuasa serta menginformasikan kode kode booking saat refund.

“Apabila nilai voucher lebih kecil dari nilai tiket yang akan dibeli, penumpang hanya membayar selisih antara nilai tiket dan nilai voucher,” demikian bunyi ketentuan terkait penggantian voucher.

Sebelumnya, Nico bersama 3 anggota keluarganya pada awal Mei 2020 lalu, melakukan pemesanan tiket secara online untuk penerbangan Jakarta-Manado-Jakarta. Kemudian karena ada beberapa perubahan, Pada September 2020 lalu, ketika hendak mengecek status tiket sebelum batas waktu 21 Juli 2021, ternyata tiket tersebut sudah digunakan oleh orang lain. [LN-03] redaksi@limbahnews.com

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...