Kamis, Juli 11, 2024

Creating liberating content

Anthony Pratt, Miliarder Daur...

Jakarta, Limbahnews.com - Bukan rahasia lagi bagi turunan Yahudi menguasai ekonomi dunia. Rupanya...

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Botol PET Wajib Pakai...

Jakarta, Limbahnews.com - Asosiasi Industri Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) menyatakan kewajiban menggunakan...

PD PAL Minta Dana...

Jakarta, Limbahnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengkritisi permintaan anggaran...
BerandaRagamBantuan Alumni dan...

Bantuan Alumni dan Guru Besar IPB Tersalurkan untuk NTT dan NTB

Bogor, Limbahnews.com – Sejak bencana melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (ARM HA-IPB) bergerak cepat memobilisir bantuan. Kegesitan ARM HA-IPB sudah teruji di sejumlah lokasi bencana dalam tiga tahun terakhir dan sudah menyentuh ribuan korban.

Bersama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HA-IPB NTT dan DPD HA-IPB NTB, ARM HA-IPB menyalurkan bantuan para donatur dari kalangan alumni dan civitas akademika IPB University, diantaranya adalah Dewan Guru Besar IPB University (DGB-IPB) dan Forum Wacana (Mahasiswa Pascasarjana) IPB.

Baca : Hand Sanitizer Bisa dari Limbah Sawit, Kulit Udang, dan Kulit Kacang

Bantuan tahap pertama mulai disalurkan pada Minggu (25/4/2021) di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, yakni Desa Tuapukandan dan Desa Babau. Berbagai bantuan disalurkan kepada 235 KK (sekitar 940 jiwa) tersebut berupa beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan kopi.

Baca : Menteri LHK Sebut Sampah Plastik Makin Kompleks, Mountrash Beri Solusi

Ketua DPD HA-IPB NTT sekaligus perwakilan ARM HA-IPB di Kupang, Dr. Drh. Petrus Malo Bulu, M.V.Sc. bersama dengan lima relawan lainnya menyerahkan bantuan tersebut melalui pengurus Gereja St. Arnoldus Yansen Tuapukan, Kupang, yang diwakili Bapak Stef Tali, mengingat mayoritas pengungsi merupakan jamaah tetap gereja tersebut.

Baca : Brasil Desak AS Bantu Rp 14,5 Triliun, Bolsorano Dituding Rusak Amazon

Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada 15 KK di Babau sebagai korban banjir dan badai siklon Seroja awal April lalu.
Selain di NTT, bantuan juga disalurkan untuk untuk 150 KK (sekitar 600 jiwa) yang terdampak banjir di Kabupaten Bima, NTB. “ARM berharap paket ini dapat meringankan beban warga yang terdampak langsung banjir dan saat ini tengah menjalani ibadah puasa,” ujar Maulana Ishak, koordinator lapangan ARM HA-IPB di Bima.

Dalam distribusi bantuan ini, tim ARM HA-IPB bekerja sama dengan DPD HA-IPB NTB dan Dewan Pimpinan Cabang HA-IPB Bima-Dompu (DPC HA-IPB Bima-Dompu).

Sebelumnya, pada Jumat (16/4/2021), Ketua DGB-IPB, Prof. Dr. Ir. Evy Damayanthi, M.S., menyerahkan donasi yang terkumpul dari DGB-IPB melalui DGB Peduli untuk korban bencana banjir, longsor, dan siklon Seroja di NTT dan NTB. Donasi tersebut diterima oleh Ketua ARM HA-IPB, Ir. Ahmad Husein, M.Si., didampingi Ketua II, Ir. Emy Puji Astuti dan Bendahara Umum, Ir. Wahyu Wiwekaningtyas.

Secara terpisah, ratusan alumni Keluarga Mahasiswa Katolik (Kemaki), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) IPB dari berbagai angkatan juga giat mengumpulkan serta menyalurkan bantuan hingga saat ini. Bantuan yang dikoordinir Mesli Manihuruk, Rita Marcia, dan Const Joel Tukan tersebut sudah disalurkan juga ke wilayah bencana yang cukup parah yakni Flores Timur. [KP-03]

Limbahnews.com adalah media informasi limbah/sampah, solusi dan industri/teknologi hingga inovasi pemberdayaan masyarakat terkait ekonomi sirkular. Platform ini juga melayani jasa, seperti AMDAL, promosi teknologi, konsultasi daur ulang dan industri terkait, penguatan brand/merek/citra, serta berbagai kerja sama lainnya. Info lanjut bisa menghubungi redaksi@limbahnews.com.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...