Kamis, Juli 11, 2024

Creating liberating content

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Turis Asing Kapok ke...

Ilustrasi potensi wisata di Indonesia.Bintan, Limbahnews.com - Environment Estate Departemen Nirwana Resort...

Pelaku Industri Kimia dan...

Jakarta, Limbahnews.com - Pelaku industri plastik yang tergabung dalam Asosiasi Industri Olefin, Aromatik...

Bank Dunia Soal Daur...

Jakarta. Limbahnews.com - Negara-negara Asia Tenggara merugi sebanyak US$ 6 miliar atau Rp...
BerandaTeknologiProduksi Maggot, Golden...

Produksi Maggot, Golden Waste Latih Petugas Kebersihan Pasar Jambu Dua-Bogor

Bogor, Limbahnews.com – Komunitas pengolah sampah organik, Golden Waste, mulai memberikan pelatihan kepada petugas kebersihan di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, Jawa Barat. Pelatihan secara bertahap itu diberikan oleh praktisi yang sudah berpengalaman mengembangkan maggot black soldier fly (BSF/lalat tentara hitam). Adapun kegiatan tersebut merupakan kerja sama Golden Waste, Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Jambu Dua, dan Limbahnews.com yang sudah dijajaku sejak Januari 2021 lalu.

Baca : Masih Impor, Industri Daur Ulang Plastik Punya Peranan Besar

“Prinsipnya kita mendukung berbagai upaya untuk mengurangi sampah sehingga tidak semua diangkut ke TPA. Kami berharap Golden Waste bisa membagikan pengalamannya untuk bersama-sama mengolah sampah yang ada,” kata Rahmat Sinulingga, Ketua Koppas Jambu Dua, belum lama ini.

Untuk tahap awal, pelatihan dilakukan dalam skala kecil sehingga petugas kebersihan mempunyai bekal mulai dari pemilahan sampah hingga budidaya maggot. Suhanda Winata, praktisi maggot Golden Waste, mengatakan umumnya petugas kebersihan sudah akrab dengan maggot atau sampah lainnya. Hanya saja perlu ada sentuhan khusus sehingga porsi sampah dan kadar airnya harus tepat.

Baca : Terkait Amdal dan Limbah, Kredit Ramah Lingkungan BRI Rp 562 Triliun

“Kelihatannya mudah tetapi perlu pelatihan khusus. Itu sangat penting agar petugas mulai memilah sampah organik dan mengetahui tahapan perkembangan maggot,” tegas pria yang disapa Kang Anda ini.

Dia mengatakan pihaknya sudah delapan tahun mengembangkan maggot di beberapa wilayah. Salah satu yang dikembangkan terakhir di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat dan sudah diikuti sejumlah masyarakat setempat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga.

TPS Pasar Jambu Dua, Bogor, Jawa Barat.

David Laiherman, salah satu penggagas Golden Waste mengatakan terus menjajaki semua pihak dalam pengembangan maggot tersebut. Apalagi di markas Golden Waste, maggot juga sudah diaplikasikan untuk berbagai keperluan, seperti pakan ternak.

“Usaha maggot ini butuh ketekunan dan komitmen penuh. Jangan lihat untung atau rugi tapi bagaimana kita mengurangi sampah organik yang sebenarnya mempunyai manfaat yang sangat banyak,” jelas David yang sedang memperluas komunitas maggot seputar kota dan kabupaten Bogor ini. [LN-03]

Limbahnews.com || redaksi@limbahnews.com || 08161408154

Limbahnews.com adalah media online tentang limbah, solusi persampahan, dan seputar industri/teknologi terkait ekonomi sirkular limbah/sampah. Selain sumber informasi, Limbahnews juga melayani berbagai jasa, seperti AMDAL, promosi teknologi solusi limbah/sampah, konsultasi sistem daur ulang dan industri pengolahan, penguatan brand/merek/citra produk terkait solusi limbah, serta berbagai kerja sama lainnya.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...