Kamis, Juli 11, 2024

Creating liberating content

PD PAL Minta Dana...

Jakarta, Limbahnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengkritisi permintaan anggaran...

Tangani Limbah Corona, PT...

Jakarta, Limbahnews.com - Penanganan limbah medis terkait wabah corona (Covid-19) oleh PT Jasa...

Tipping Fee Bantargebang Rp...

Bekasi, Limbahnews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bakal menerima uang sebesar Rp 379...

Ancaman Investasi Kabur Usai...

Jakarta, Limbahnews.com -- Sejumlah pengamat melihat ancaman hambatan investasi masuk ke Indonesia melalui...
BerandaKebijakanMasih Impor, Industri...

Masih Impor, Industri Daur Ulang Plastik Punya Peranan Besar

Jakarta, Limbahnews.com – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan kehadiran industri daur ulang plastik yang mendorong ekosistem keberlanjutan (sustainabilty ecosystem) memiliki peran besar bagi ekonomi nasional. “Industri daur ulang plastik nasional memiliki peranan yang penting dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dan meningkatkan daya saing industri plastik hilir dalam negeri,” kata Agus di kawasan Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (5/4/2021).

Baca : Ancaman Investasi Kabur Usai Limbah Batu Bara Tak Lagi B3

Menurut dia, saat ini di Indonesia penggunaan plastik masih belum bisa digantikan oleh material lain khususnya untuk kemasan makanan dan minuman. Namun efeknya terhadap lingkungan karena belum bisa ditangani dengan baik sehingga kehadiran industri daur ulang plastik memiliki peranan yang besar.

Menurut data yang dihimpun oleh Kementerian Perindustrian tercatat kebutuhan bahan baku plastik nasional mencapai 7,2 juta ton per tahun. Namun baru 2.3 juta ton per tahun bahan baku berupa virgin plastic yang bisa disediakan industri dalam negeri.

Sementara untuk plastik berbahan baku hasil daur ulang dari dalam negeri baru mampu menyediakan kebutuhan sebanyak 913 ribu ton dari kebutuhan 2 juta ton per tahun. Sisanya dipenuhi melalui impor dari negara-negara luar.
Melihat kondisi itu, maka industri daur ulang plastik di Indonesia sangat perlu diperbanyak dalam menciptakan ekosistem berkelanjutan dan tak lagi bergantung pada barang impor.

Baca : Coca-Cola Bangun Pabrik Daur Ulang Rp 556,2 Miliar, Plasticpay Ekspansi Usaha

“Industri daur ulang plastik turut didukung para pemulung yang populasinya hampir 4 juta orang, sehingga memainkan peranan penting dalam rantai ekonomi nasional dan membantu mengurangi impor melalui subtitusi produk,” kata Agus.

Dikatakan, kerja sama mulai dari pemerintah, pebisnis, hingga masyarakat dapat memperkuat industri daur ulang plastik. Pemerintah harus bisa menyediakan regulasi yang bijak khususnya dalam pemberian insentif dan disinsentif termasuk pengawasan dan pengendalian regulasi serta penyediaan sarana prasarana pengumpulan sampah plastik.
Pemerintah juga perlu menyediakan sarana prasarana dengan membangun unit-unit pengolahan sampah plastik skala IKM bekerja sama dengan pelaku usaha dengan memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR) serta melibatkan masyarakat sehingga konsep circular economy dapat berjalan.

Selanjutnya untuk produsen bahan kemasan plastik harus meneliti agar dapat menghasilkan bahan kemasan plastik ramah lingkungan. Terakhir, dari sisi masyarakat harus bisa bertanggung jawab mengelola sampah plastik di rumah tangga dengan memilah dan menempatkan plastik secara terpisah dari sampah rumah tangga lainnya dan tidak membuang ke lingkungan. [LN-04]

Limbahnews.com || redaksi@limbahnews.com

Limbahnews.com adalah media online tentang limbah, solusi persampahan, dan seputar industri/teknologi terkait ekonomi sirkular limbah/sampah. Selain sumber informasi, Limbahnews juga melayani berbagai jasa, seperti AMDAL, promosi teknologi solusi limbah/sampah, konsultasi sistem daur ulang dan industri pengolahan, penguatan brand/merek/citra produk terkait solusi limbah, serta berbagai kerja sama lainnya.

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...