Minggu, Juli 14, 2024

Creating liberating content

BUMN Pertanian Garap Limbah...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Pertani (Persero) menggandeng Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca...

Circulate Capital Luncurkan Pendanaan...

Mountrash membangun kemitraan dalam pengelolaan sampah plastik di Indonesia.Jakarta, Limbahnews.com - Circulate Capital...

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Pelaku Industri Kimia dan...

Jakarta, Limbahnews.com - Pelaku industri plastik yang tergabung dalam Asosiasi Industri Olefin, Aromatik...
BerandaKomunitasMountrash Bangun Sinergi...

Mountrash Bangun Sinergi Dalam Sekolah Sampah Nusantara

Jakarta, Limbahnews.com – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong meresmikan Sekolah Sampah Nusantara di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur. Sekolah sampah merupakan kolaborasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan bersinergi dengan Mountrash Avatar Indonesia, juga Buperta Cibubur. Program Sekolah Sampah Nusantara tercetus dari Gugus Depan Pramuka-KLHK dan Mountrash.

Menteri LHK melalui Wamen LHK Alue Dohong, memberikan apresiasi terhadap gerakan Pramuka atas kepeduliannya dengan masalah pengurangan sampah. Pramuka harus bisa menjadi agen perubahan dalam persoalan persampahan, karena menyangkut kepedulian dan perubahan perilaku.

Baca : Setelah Sidak Pabrik, Adakah Kelanjutan Pencemaran di Gunung Putri – Bogor?

“Dengan jumlah anggota Pramuka sebanyak 20-30 juta di seluruh Indonesia, maka akan menjadi kekuatan besar dalam perubahan perilaku masyarakat untuk mencapai target pengelolaan sampah, melalui pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70%, sehingga pada tahun 2025 sampah dapat terkelola 100%, menuju Indonesia Bebas Sampah,” terang Alue dalam keterangan tertulis, Senin (15/3/2021).

Wakil Menteri LHK Aloe Dohong (tengah/Ist).

Ketua Komite Sekolah Sampah Nusantara Pramu Risanto menyebut ingin berkontribusi secara langsung dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Juga terkait upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan sosial, budaya, dan ekonomi, yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk melestarikan lingkungan.

“Harapannya dapat merevolusi mental anak bangsa dalam olah pilah sampah yang saat ini masih terus harus kita lakukan,” kata Risanto dalam peluncuran program Sekolah Sampah Nusantara.

CEO Mountrash Avatar Indonesia (Mountrash) Gideon Ketaren menilai komitmen pengurangan sampah harus terus diperluas. Hal itu juga sejalan dengan pengembangan kapasitas SDM di bidang pengendalian dan penanggulangan sampah. [LN-01]

Limbahnews.com || redaksi@limbahnews.com

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...