Minggu, Juli 21, 2024

Creating liberating content

Eka Sari Lorena Masuk...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) tengah menjajaki bisnis...

Waspadai Harga Plastik di...

Kapal khusus memuat limbah plastik dari lautan. (Ist)Jakarta, Limbahnews.com - Ada sedikit cahaya...

Adhi Karya Bidik Pendapatan...

Jakarta, Limbahnews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengincar pendapatan berulang atau recurring...

Botol PET Wajib Pakai...

Jakarta, Limbahnews.com - Asosiasi Industri Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) menyatakan kewajiban menggunakan...
BerandaKasusPolisi Selidiki Sungai...

Polisi Selidiki Sungai Tercemar Limbah Kotoran Sapi di Blitar

  • Kotoran sapi yang diduga penyebab keruhnya sungai. (Ist)

Blitar, Limbahnews.com – Setelah beredar sebuah video yang menayangkan keruhnya sungai di Desa Genjong, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pihak kepolisian turun taangan.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Sodik Efendi, Rabu (22/1/2020), mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan mengambil sampel air sungai tersebut. Ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti sungai tersebut keruh.

“Kami sudah melakukan penyelidikan di lokasi. Kami juga sudah mengambil sampel air sungai tersebut. Selain itu, kami juga sudah memintai keterangan beberapa saksi,” kata Sodik Efendi.

Namun, pihaknya hingga saat ini belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya. Pihaknya mengatakan, masih akan memproses sampel air sungai yang diambil tersebut.

“Nanti kalau sudah selesai penyelidikan kami akan beritahu. Kami juga masih melakukan penylidikan ke pihak peternak yang diduga menjadi penyebab pencemaran tersebut,” katanya.

Sebelumnya, video tentang sungai yang diduga sungai Genjong, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, berubah warna kecoklatan dengan bau seperti kotoran sapi. Video ini diunggah akun Facebook bernama “Pakdhe Kayun”.

Setelah diunggah, vidio tersebut sempat viral dan banyak warga berharap agar pihak kepolisian segera turun tangan agar ekosistem alam tidak semakin rusak. Dalam video itu menampilkan warna air sungai mengalami keruh diduga akibat kotoran sapi. Hal ini cukup membuat warga resah, lantaran banyak ikan di sungai Genjong, mati.

Sampel kotoran sapi yang diselidiki polisi

Rudi Riyanto, warga sekitar mengatakan sungai ini tercemar sejak tiga bulan terakhir. Sungai Genjong yang tadinya bersih, berubah menjadi keruh dan berbau.

“Warga biasanya mandi sekarang sudah tidak ada. Mancing juga sulit. Sudah melapor ke desa tapi tidak ditanggapi,” kata Rudi kepada Jatimnow.com.

Dia menambahkan, keruhnya sungai paling parah terjadi pada tiga hari terakhir. Banyak ikan yang mati dan ditangkap warga. Selain itu sungai yang tercemar juga mempengaruhi rasa ikan. [LN-05]

Limbahnews.com // redaksi@limbahnews.com

Continue reading

Cara Mudah Mengelola Sampah Organik Dengan Biopori

Sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat di Indonesia. Sampah organik ini dapat berasal dari sisa makanan, daun-daunan, ranting-ranting, dan sebagainya.Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dari 17 juta ton timbulan...

Kreatif dan Ramah Lingkungan: Jam Tangan Estetik ini Terbuat Limbah Kayu

Jika berada di tangan yang tepat, bahkan limbah yang biasanya berakhir di tempat sampah, bisa diubah menjadi sesuatu indah dan bernilai ekonomi.Itulah yang dilakukan oleh Ryssa Putri, wanita berusia 24 tahun asal Blitar. Dia menekuni usaha pembuatan jam tangan...

Masker Bedah Didaur Ulang untuk Hasilkan Gas Kaya Hidrogen

Masker bedah telah menjadi barang yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari kita selama pandemi COVID-19. Meskipun dunia telah berhasil melewati masa kritis ini, limbah masker medis ini masih menjadi masalah bagi lingkungan.Namun, peneliti dari Kaunas University of Technology (KTU)...